Jumat, Maret 14, 2008

1join to loenpia community


February,4th 2008
Join to [Loenpia.net] Community

It’s a wonderful experience when I joined to [Loenpia.net] community at the first time. I have joined to this community since three weeks ago. And for the first time at February, 2nd 2008 I came to “Kopdar” ( the gathering agenda of [Loenpia.net] ) in a chicken eating- place in Sampangan.
At that moment I began to introduced my self as a new member of [loenpia.net] to another members such as Pepeng as kamtib, Traju, Tari, Adi, Hars, Jiban, Lowo, Ple-Q as admin, Nhiea as the admins girlfriend, Ari, Munef, Fian, Om Zukawi,Hari, etc. Then I just wanna say thanks a lot for
The yummy “bebek goreng” and “teh anget”
phone number from pepeng, adi, traju and tari
[Loenpia.net] sticker from Jiban
Trick to make filter in gmail
The winning in the Winning Eleven
And many more
As a new member of [Loenpia.net] it’s important for me to give a suggestion for all new member of [Loenpia.net] to join to the next “Kopdar” as soon as, because I believe you may feel like what I feel or more than I feel before.
All these thing can I feel like that because “Loenpia more delicious when we eat together”

it's time for cheating


There is something unique in civil department diponegoro university. Maybe this unique we have saw when we in junior high school or in senior high school, but I think it is the worst thing I ever seen. Every table in the classroom in civil engineering department diponegoro university not looks clean, all of that looks dirty. It isn’t caused by the dust or else, but it’s caused by the formulas or any simple texts which is used by the student for cheating when the examination have been doing. Maybe It’s too full of the formula and simple text on the table, the wall be the target to write the formulas and any simple texts for cheat.

Sabtu, Februari 02, 2008

the OLD Plan


January,20th 2008

January,20th 2008
When I opened my documents yesterday, I found a sheet paper which made me smile and laugh. I have written my simple plan for two or three months forward. I have planned how I wanted to get job, how I get my love, How I increasing my knowledge and several targets. Now in the reality I just realized my last plan only about 25 percents, it makes me think again to make a simple planning which I can realize all.

What do you thinking about it?

Adekku sayang adekku menggemaskan


January, 29th 2008

Selasa dini hari, kedua orang tuaku pergi belanja buah (kulakan) ke Pasar Yaik Johar Semarang. Dan seperti biasa aku diserahi tugas untuk mengurusi segala keperluan Annisa adekku yang berumur 5 tahun untuk pergi ke sekolah.
Pagi itu saya sepertinya malas sekali untuk bangun, tetapi harus saya paksakan untuk menyiapkan segala keperluan Adekku
-menyiapkan air hangat untuk mandi
-memandikan dia, secara baru kelas TK kecil yang sedang manja-manjanya
-menyiapkan seragam, uang saku, uang tabungan, air minum, bekal makan
-mendandani dia supaya kelihatan cantik dan imut
Yang paling tidak saya bisa adalah yang terakhir, yaitu urusan dandan, biasanya ibuku yang melakukannya, tetapi pagi ini menjadi tugasku. Yah… dengan kemampuan seadanya diriku mulai memoles wajahnya dengan bedak khusus anak kecil walau hasilnya belepotan, kasian pokoknya hampir kaya badut dech. Kemudian hal tersulit adalah mengucir rambutnya, biasanya ibuku bisa mengucir hingga 5 bagian sehingga adekku bisa kelihatan imut dan lucu, tetapi aku cuman bisa satu kuciran itupun dengan gaya standar dan melalui perjuangan yang lumayan berat.
Akhirnya semua selesai, dan diriku siap mengantar dia ke sekolah, dan ternyata mengurusi kebutuhan seorang cewek lebih sulit dari yang aku kira.

Jumat, Februari 01, 2008

kecewa untuk kedua akalinya

yach belum selesai masalah buku baru yang belum masuk database, kali ini waktu saya mau pinjam buku pada tanggal 30 januari 2008, kembali saya dikejutkan dengan peraturan baru, yaitu saat ini jumlah buku yang boleh dipinjam baik buku fiksi dan nonfiksi cuman 2 buah, padahal sebelumnya boleh meminjam 2 buku fiksi dan 2 buku nonfiksi, ckckckckc....
saya ga habis pikir, disana-sini terpasang baliho, spanduk ataupun media informasi yang menganjurkan kita untuk gemar membaca, tapi sekarang pinjam buku aja hanya dibatasi cuman 2 buah.
terus ngapain aja tugas pengelola perwil/perpusda????? sebagai anggota merasa dikecewakan, seharusnya pelayanan publik dikembangkan eh malah ini semakin berkurang pelayanannya....

Kamis, Januari 17, 2008

perpusda services not well


Kemaren,tanggal 16 januari 2008 tepatnya, waktu saya ke perpusda atau lebih dikenal dengan perwil yang ada di jalan sriwijaya semarang, ada sedikit ganjalan bagi saya sebagai anggota. Ketika saya mo pinjem buku yang bikin saya tertarik membacanya dan pas saya mau pinjam buku tersebut, bagian peminjaman bilang, kalau untuk sementara buku tersebut belum bisa saya pinjam, alasannya buku tersebut tergolong masih masih baru dan belum masuk ke sistem data base. Saya tahu kalo perpusda sudah mulai mengganti sistem dengan scan, tapi yang saya sesalkan kenapa masih ada buku, terutama koleksi baru yang belum masuk ke data base sehingga belum bisa dipinjam. Untung bagi saya saat itu, buku tersebut tidak begitu mendesak, tapi kalo buat anggota yang laen yang pas sangat membutuhkan, pasti akan lebih mengecewakan jadinya, saya harap perpusda bisa lebih meningkatkan pelayanan terhadap anggotanya, sehingga peristiwa itu ga harus terjadi lagi

Jumat, Januari 11, 2008

When the hydrology exam


January,7th 2008

What the hell with the Hydrology subject, it makes me shock!!!!!

Minggu kedua ujian akhir sekolah dimulai hari senin ini, dan kebetulan mata kuliah yang diujikan adalah rekayasa hidrologi. Ya ga begitu sulit sih bagi gue buat ngerjain, tinggal masukin semua formula dalam kalkulator tercinta, dan tentunya pada pingin tahu kalkulator gue mereknya apa, Karce yang di iklannya punya jurus “ tung … itung…itung….pake KARCE pasti untung “

Dan semua itu berbeda sekali sama keadaan gue hari ini, gue ga untung sama sekali, gue malah gatot a.k.a gagal total. Ini gara-gara gue salah menafsirkan mimpi gue tentang soal yang akan keluar saat ujian. Dalam mimpi gue, soal yang muncul adalah sama kaya soal yang diujikan ke anak-anak ekstensi, dan tentu saja gue mempelajari hal itu , karena gue nganggap itu merupakan cara belajar yang efektiv, jadi gue ga harus ngulang dari awal lagi. Itu semua terjadi semalam sebelum ujian dilaksanakan.

Pagi harinya perasaan gue tiba-tiba ngerasa ga enak,mampus…deh…dan ternyata gue dapat tempat duduk paling depan, sampai-sampai di luar itu perasaan yang ga enak tadi bikin tangan gue ngerasa gemetar waktu pegang pulpen, dan pagi ini gue ngerasa ada yang ga beres bakal terjadi terhadap diri gue. Gue cuman sebatas membayangkan sampai peristiwa itu benar-benar terjadi.

Pertanda pertama sudah di depan mata, ternyata yang jaga adalah bapak Legimin (dalam bahasa Indonesia berarti legi = manis, min= kurang, ato kurang manis), dan ternyata ga jauh beda sama perilakunya waktu jaga ujian, berasa beliau punya mata seribu yang siap menangkap gerak-gerik mahasiswa yang siap melakukan aksi contek-mencontek. Dan ga tahu juga, si bapak yang satu ini ga punya toleransi terhadap nasib dan masa depan mahaiswa yang ikut ujian, intinya siu bapak selalu jadi hot gossip, karena banyak mahasiswa yang selalu ngomongin setelah usai ujian. KILLER bin KEJAM bin SIALAN bin KURANG AJAR.

Pertanda kedua, soal kemudian telah dibagikan dan ternyata….???!!!!! Soalnya jauh dari yang diperkirakan, gue langsung mati lemas,,,,, gue ga belajar sama sekali tentang soal itu,


  1. RUMUS TALBOT

  2. RUMUS ISHIGIRO

  3. LYSIMETER

  4. PHYTOMETER


Apa-apan ini, wah gue sama sekali lupa, padahal waktu ujian tengah semester gue menguasai soal no 1 dan 2, tapi itu dulu dan sekarang udah bener-bener di luar kepala alias lupa. Biasanya sih soal yang pernah dimunculin di ujian tengah semester ga muncul lagi, tapi hari ini…..membuat diriku lemas tak bergerak…… Dan pikiran jahat gue kembali membisikan sesuatu, “nyontek temen belakang “ sang pikiran jelek bilang. “ ga mungkin, itu bikin kamu dosa, apalagi yang jaga seorang mata dewa, killer “ sang pikirang baik melawan. Kemudian kedua pikiran gue perang sendiri menguatkan argumennya masing-masing. The final result is gue bukannya ga boleh nyontek, tetapi gue ga bisa nyontek secara posisi gue terkunci di meja paling depan, gerak sedikit aja nyawa gue bisa terancam, pas itu jug ague belum sempat masukin formula-formula itu ke dalam kalkulator gue, seperti peribahasa “Sudah jatuh tertimpa reruntuhan”. Dan dalam hati gue hanya bisa berdoa “ Ya Allah ampunilah makhlukmu ini ya Allah, manusia tempatnya salah dan lupa “. Gue cuman bisa pasrah, dan gue cuman memandangi soal yang ga bisa gue kerjain, dan terus berdoa, “ semoga nanti muncul jawaban sendiri dari lembar jawaban gue, sehingga gue bisa dapat nilai bagu .” Wah gue ternyata ibarat sedang mimpi di siang bolong….., ga usaha maksimal tapi minta hasil yang bagus. Tetapi gue tetep yakin ko sama doa gue dan berharap doa gue dapat dikabulkan.